Latest Post
Loading...

    What's New Here?

    KOLEKSI AL-QURAN 30 JUZ
    17 Qari Terkenal Dunia

    ♨ [Abdul Basit 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1332)

    ♨ [Ali Al-Hudzaifi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1467)

    ♨ [Mustafa Ismail 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/2460)

    ♨ [Khalil Al-Husori 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/646)

    ♨ [Misyari Al-'Afasy 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/141)

    ♨ [Sa'ad Al-Ghamidi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/006)

    ♨ [Sa'ud Al-Shuraym 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/521)

    ♨ [Muhammad Jibril 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1202)

    ♨ [Abdullah Matrood 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1068)

    ♨ [Maher Al-Mueaqly 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/770)

    ♨ [Abu Bakr Al-Shatri 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/2042)

    ♨ [Ahmad Ali Al-'Ajmi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/922)

    ♨ [Imad Zuhair Hafez 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/2595)

    ♨ [Mahmud Al-Banna 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1732)

    ♨ [Mohammad Ayyub 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/399)

    ♨ [Siddiq Al-Minshawi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1599)

    ♨ [Abd Rahman Sudais 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/276)

    ♨ [Misyari & Terjemahan 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1922)

    ♨ [As-Shurym & As-Sudais 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1886)

    Nantikan qari-qari seterusnya

    مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا
    Sesiapa yang berbuat kebaikan, maka baginya balasan 10 kali ganda amalnya. (6:160)

    Sebarkan, pahala dari ujung jari anda 🖐🏻😊
    🔸🔶🔸🔶🔸🔶🔸

    KOLEKSI AL-QURAN 30 JUZ dari 17 Qari Terkenal Dunia

    KOLEKSI AL-QURAN 30 JUZ
    17 Qari Terkenal Dunia

    ♨ [Abdul Basit 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1332)

    ♨ [Ali Al-Hudzaifi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1467)

    ♨ [Mustafa Ismail 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/2460)

    ♨ [Khalil Al-Husori 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/646)

    ♨ [Misyari Al-'Afasy 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/141)

    ♨ [Sa'ad Al-Ghamidi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/006)

    ♨ [Sa'ud Al-Shuraym 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/521)

    ♨ [Muhammad Jibril 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1202)

    ♨ [Abdullah Matrood 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1068)

    ♨ [Maher Al-Mueaqly 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/770)

    ♨ [Abu Bakr Al-Shatri 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/2042)

    ♨ [Ahmad Ali Al-'Ajmi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/922)

    ♨ [Imad Zuhair Hafez 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/2595)

    ♨ [Mahmud Al-Banna 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1732)

    ♨ [Mohammad Ayyub 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/399)

    ♨ [Siddiq Al-Minshawi 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1599)

    ♨ [Abd Rahman Sudais 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/276)

    ♨ [Misyari & Terjemahan 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1922)

    ♨ [As-Shurym & As-Sudais 30juz]
    (https://telegram.me/Quran30Juz/1886)

    Nantikan qari-qari seterusnya

    مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا
    Sesiapa yang berbuat kebaikan, maka baginya balasan 10 kali ganda amalnya. (6:160)

    Sebarkan, pahala dari ujung jari anda 🖐🏻😊
    🔸🔶🔸🔶🔸🔶🔸
    Bagi yg membutuhkan silakan
    Download MP3 Qur'an Per Juz... dari Syeikh Mishary Rasyid al-Afasy.

    Bismillaahirrohmaanirrohiim

    Juz 1 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw4
    Juz 2 ⇨ http://bit.ly/1RqIGMm
    Juz 3 ⇨http://bit.ly/1J0Ctol
    Juz 4 ⇨ http://bit.ly/1J0Cton
    Juz 5 ⇨ http://bit.ly/1RqIIE5
    Juz 6 ⇨ http://bit.ly/1RqIGvZ
    Juz 7 ⇨ http://bit.ly/1RqIGvY
    Juz 8 ⇨ http://bit.ly/1RqIInF
    Juz 9 ⇨ http://bit.ly/1J0CuIZ
    Juz 10 ⇨ http://bit.ly/1J0Ct85
    Juz 11 ⇨ http://bit.ly/1J0CuJ1
    Juz 12 ⇨ http://bit.ly/1RqIIDZ
    Juz 13 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw1
    Juz 14 ⇨ http://bit.ly/1RqIInB
    Juz 15 ⇨ http://bit.ly/1J0Ctor
    Juz 16 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw7
    Juz 17 ⇨ http://bit.ly/1RqIInz
    Juz 18 ⇨ http://bit.ly/1J0CuIW
    Juz 19 ⇨ http://bit.ly/1J0Ct86
    Juz 20 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw6
    Juz 21 ⇨ http://bit.ly/1RqIIE0
    Juz 22 ⇨ http://bit.ly/1RqIInD
    Juz 23 ⇨ http://bit.ly/1RqIInJ
    Juz 24 ⇨http://bit.ly/1RqIIE3
    Juz 25 ⇨ http://bit.ly/1J0Ctop
    Juz 26 ⇨ http://bit.ly/1J0CuIV
    Juz 27 ⇨ http://bit.ly/1RqIGMo
    Juz 28 ⇨ http://bit.ly/1J0CuJ0
    Juz 29 ⇨ http://bit.ly/1RqIGMp
    Juz 30 ⇨ http://bit.ly/1RqIInH

    Silahkan di rebroadcast,
    In Syaa Allah jadi amal Jariyah bagi yang membantu menyebarkan
    [3/6 9.04 PM] faqih: الراشد:
    🔸🔶🔸🔶🔸🔶🔸

    Download MP3 Qur'an Per Juz dari Syeikh Mishary Rasyid al-Afasy.

    Bagi yg membutuhkan silakan
    Download MP3 Qur'an Per Juz... dari Syeikh Mishary Rasyid al-Afasy.

    Bismillaahirrohmaanirrohiim

    Juz 1 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw4
    Juz 2 ⇨ http://bit.ly/1RqIGMm
    Juz 3 ⇨http://bit.ly/1J0Ctol
    Juz 4 ⇨ http://bit.ly/1J0Cton
    Juz 5 ⇨ http://bit.ly/1RqIIE5
    Juz 6 ⇨ http://bit.ly/1RqIGvZ
    Juz 7 ⇨ http://bit.ly/1RqIGvY
    Juz 8 ⇨ http://bit.ly/1RqIInF
    Juz 9 ⇨ http://bit.ly/1J0CuIZ
    Juz 10 ⇨ http://bit.ly/1J0Ct85
    Juz 11 ⇨ http://bit.ly/1J0CuJ1
    Juz 12 ⇨ http://bit.ly/1RqIIDZ
    Juz 13 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw1
    Juz 14 ⇨ http://bit.ly/1RqIInB
    Juz 15 ⇨ http://bit.ly/1J0Ctor
    Juz 16 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw7
    Juz 17 ⇨ http://bit.ly/1RqIInz
    Juz 18 ⇨ http://bit.ly/1J0CuIW
    Juz 19 ⇨ http://bit.ly/1J0Ct86
    Juz 20 ⇨ http://bit.ly/1RqIGw6
    Juz 21 ⇨ http://bit.ly/1RqIIE0
    Juz 22 ⇨ http://bit.ly/1RqIInD
    Juz 23 ⇨ http://bit.ly/1RqIInJ
    Juz 24 ⇨http://bit.ly/1RqIIE3
    Juz 25 ⇨ http://bit.ly/1J0Ctop
    Juz 26 ⇨ http://bit.ly/1J0CuIV
    Juz 27 ⇨ http://bit.ly/1RqIGMo
    Juz 28 ⇨ http://bit.ly/1J0CuJ0
    Juz 29 ⇨ http://bit.ly/1RqIGMp
    Juz 30 ⇨ http://bit.ly/1RqIInH

    Silahkan di rebroadcast,
    In Syaa Allah jadi amal Jariyah bagi yang membantu menyebarkan
    [3/6 9.04 PM] faqih: الراشد:
    🔸🔶🔸🔶🔸🔶🔸

    Share dr sebelah

    *MENGAPA KURMA DI BENCI JIN DAN SETAN SERTA MENGAPA NABI SAW MEMAKANNYA DALAM HITUNGAN GANJIL???* *INI JAWABAN NYA..!!!*

    *Sepercik Hikmah*

    Mengapa kurma dibenci jin dan setan? Serta mengapa Nabi SAW memerintahkan kita, mengonsumsi dalam hitungan ganjil 3. 5. 7 dan dikonsumsi makan pada pagi hari? Dan yang paling baik makan tujuh kurma. Baik dari segi Agama dan ilmiah penjelasan atas pertanyaan ini yaitu ternyata kur ma membuahkan daya perlindungan tubuh manusia dan membuat perisai pelindung untuk tubuh manusia. Amer bin Saad dari ayahnya – berkata : Rasulullah, sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: *Lakukanlah ihtiar perlindungan dari sihir dengan makan 7 kurma*

    Penelitian sudah tunjukkan kalau buah kurma miliki manfaat utama.
    *1.   PERTAMA*
    Kurangi tingkat kolesterol dalam darah dan mencegah aterosklerosis.
    *2.   KEDUA*
    Mencegah kanker usus besar serta mencegah penyakit, wasir dan kurangi bentuk batu kepahitan dan memfasilitasi tahap kehamilan serta persalinan, lantaran mengandung serat serta makanan yang baik pencernaan dan gula.
    *3.   KETIGA*
    Mencegah kerusakan gigi karena mengandung fluor.
    *4.   KEEMPAT*
    Mencegah racun karena mengandung natrium, kalium dan vitamin c.
    *5.   KELIMA*
    Penyembuhan anemia karena mengandung zat besi, tembaga, vitamin B-2.
    *6.   KEENAM*
    Obat untuk rakhitis dan osteomalacia karena mengandung kalsium, fosfor, vitamin A
    *7.   KETUJUH*
    Penyembuhan untuk anoreksia dan kurangnya konsentrasi karena me ngandung kalium.
    *8.   KEDELAPAN*
    Untuk pengobatan umum kekurangan dan jantung berdebar karena mengandung magnesium, tembaga
    *9.   KESEMBILAN*
    Obat kanker rematik dan otak karena mengandung boron.
    *10.   KESEPULUH*
    Anti-kanker karena mengandung selenium sudah dilihat kalau warga tidak paham kanker oasis.
    *11.   KESEBELAS*
    Pengobatan disfungsi ereksi karena mengandung boron, vitamin A.
    *12.   KEDUABELAS*
    Perawatan untuk kulit kering dan penyakit kornea kering serta kebutaan malam karena mengandung vitamin A.
    *13.   KETIGABELAS*
    Obat untuk penyakit saluran pencernaan saraf karena mengandung vitamin B1.
    *14.   KEEMPATBELAS*
    Perawatan untuk rambut rontok dan stres mata serta peradangan pada selaput lendir rongga mulut serta radang bibir karena mengandung vitamin B-2.
    *15.   KELIMABELAS*
    Perawatan kulit inflamasi karena mengandung vitamin niacin.
    *16.   KEENAMBELAS*
    Obat untuk penyakit kudis, melemahnya umum tubuh dan jantung berdebar, sesak napas dan kontraksi pembuluh darah serta timbulnya bintik-bintik merah pada kulit serta kekurangan dalam tulang dan gigi, karena mengandung Vitamin C, atau asam askorbat 2.
    *17.   KETUJUHBELAS*
    Pengobatan keasaman di perut karena mengandung klorin, natrium dan kalium.
    *18.   KEDELAPANBELAS* Pengobatan penyakit gusi dan kekurangan pembuluh darah kapiler, kekurangan otot dan tulang riskan karena mengandung vitamin c.

    *SEBARLUASKAN KEPADA KERABAT DAN SAHABAT. SEMOGA BERMANFAAT*

    MENGAPA KURMA DI BENCI JIN DAN SETAN SERTA MENGAPA NABI SAW MEMAKANNYA DALAM HITUNGAN GANJIL??? INI JAWABAN NYA..!!!

    Share dr sebelah

    *MENGAPA KURMA DI BENCI JIN DAN SETAN SERTA MENGAPA NABI SAW MEMAKANNYA DALAM HITUNGAN GANJIL???* *INI JAWABAN NYA..!!!*

    *Sepercik Hikmah*

    Mengapa kurma dibenci jin dan setan? Serta mengapa Nabi SAW memerintahkan kita, mengonsumsi dalam hitungan ganjil 3. 5. 7 dan dikonsumsi makan pada pagi hari? Dan yang paling baik makan tujuh kurma. Baik dari segi Agama dan ilmiah penjelasan atas pertanyaan ini yaitu ternyata kur ma membuahkan daya perlindungan tubuh manusia dan membuat perisai pelindung untuk tubuh manusia. Amer bin Saad dari ayahnya – berkata : Rasulullah, sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: *Lakukanlah ihtiar perlindungan dari sihir dengan makan 7 kurma*

    Penelitian sudah tunjukkan kalau buah kurma miliki manfaat utama.
    *1.   PERTAMA*
    Kurangi tingkat kolesterol dalam darah dan mencegah aterosklerosis.
    *2.   KEDUA*
    Mencegah kanker usus besar serta mencegah penyakit, wasir dan kurangi bentuk batu kepahitan dan memfasilitasi tahap kehamilan serta persalinan, lantaran mengandung serat serta makanan yang baik pencernaan dan gula.
    *3.   KETIGA*
    Mencegah kerusakan gigi karena mengandung fluor.
    *4.   KEEMPAT*
    Mencegah racun karena mengandung natrium, kalium dan vitamin c.
    *5.   KELIMA*
    Penyembuhan anemia karena mengandung zat besi, tembaga, vitamin B-2.
    *6.   KEENAM*
    Obat untuk rakhitis dan osteomalacia karena mengandung kalsium, fosfor, vitamin A
    *7.   KETUJUH*
    Penyembuhan untuk anoreksia dan kurangnya konsentrasi karena me ngandung kalium.
    *8.   KEDELAPAN*
    Untuk pengobatan umum kekurangan dan jantung berdebar karena mengandung magnesium, tembaga
    *9.   KESEMBILAN*
    Obat kanker rematik dan otak karena mengandung boron.
    *10.   KESEPULUH*
    Anti-kanker karena mengandung selenium sudah dilihat kalau warga tidak paham kanker oasis.
    *11.   KESEBELAS*
    Pengobatan disfungsi ereksi karena mengandung boron, vitamin A.
    *12.   KEDUABELAS*
    Perawatan untuk kulit kering dan penyakit kornea kering serta kebutaan malam karena mengandung vitamin A.
    *13.   KETIGABELAS*
    Obat untuk penyakit saluran pencernaan saraf karena mengandung vitamin B1.
    *14.   KEEMPATBELAS*
    Perawatan untuk rambut rontok dan stres mata serta peradangan pada selaput lendir rongga mulut serta radang bibir karena mengandung vitamin B-2.
    *15.   KELIMABELAS*
    Perawatan kulit inflamasi karena mengandung vitamin niacin.
    *16.   KEENAMBELAS*
    Obat untuk penyakit kudis, melemahnya umum tubuh dan jantung berdebar, sesak napas dan kontraksi pembuluh darah serta timbulnya bintik-bintik merah pada kulit serta kekurangan dalam tulang dan gigi, karena mengandung Vitamin C, atau asam askorbat 2.
    *17.   KETUJUHBELAS*
    Pengobatan keasaman di perut karena mengandung klorin, natrium dan kalium.
    *18.   KEDELAPANBELAS* Pengobatan penyakit gusi dan kekurangan pembuluh darah kapiler, kekurangan otot dan tulang riskan karena mengandung vitamin c.

    *SEBARLUASKAN KEPADA KERABAT DAN SAHABAT. SEMOGA BERMANFAAT*

    *HUKUM BERBURUK SANGKA DAN MENCARI-CARI KESALAHAN*

    Oleh:
    Syaikh Abdul Muhsin Bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr

    Allah Ta’ala berfirman.

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

    “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-car kesalahan orang lain” [Al-Hujurat : 12]

    Dalam ayat ini terkandung perintah untuk menjauhi kebanyakan berprasangka, karena sebagian tindakan berprasangka ada yang merupakan perbuatan dosa. Dalam ayat ini juga terdapat larangan berbuat tajassus. Tajassus ialah mencari-cari kesalahan-kesalahan atau kejelekan-kejelekan orang lain, yang biasanya merupakan efek dari prasangka yang buruk.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    إِيَّا كُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ وَلاَ تَحَسَّسُوا وَلاَ تَجَسَّسُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَتَدَابَرُوا وَلاَتَبَاغَضُوا وَكُوْنُواعِبَادَاللَّهِ إحْوَانًا

    “Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” [1]

    Amirul Mukminin Umar bin Khathab berkata, “Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik”

    Ibnu Katsir menyebutkan perkataan Umar di atas ketika menafsirkan sebuah ayat dalam surat Al-Hujurat.

    Bakar bin Abdullah Al-Muzani yang biografinya bisa kita dapatkan dalam kitab Tahdzib At-Tahdzib berkata : “Hati-hatilah kalian terhadap perkataan yang sekalipun benar kalian tidak diberi pahala, namun apabila kalian salah kalian berdosa. Perkataan tersebut adalah berprasangka buruk terhadap saudaramu”.

    Disebutkan dalam kitab Al-Hilyah karya Abu Nu’aim (II/285) bahwa Abu Qilabah Abdullah bin Yazid Al-Jurmi berkata : “Apabila ada berita tentang tindakan saudaramu yang tidak kamu sukai, maka berusaha keraslah mancarikan alasan untuknya. Apabila kamu tidak mendapatkan alasan untuknya, maka katakanlah kepada dirimu sendiri, “Saya kira saudaraku itu mempunyai alasan yang tepat sehingga melakukan perbuatan tersebut”.

    Sufyan bin Husain berkata, “Aku pernah menyebutkan kejelekan seseorang di hadapan Iyas bin Mu’awiyyah. Beliaupun memandangi wajahku seraya berkata, “Apakah kamu pernah ikut memerangi bangsa Romawi?” Aku menjawab, “Tidak”. Beliau bertanya lagi, “Kalau memerangi bangsa Sind [2], Hind (India) atau Turki?” Aku juga menjawab, “Tidak”. Beliau berkata, “Apakah layak, bangsa Romawi, Sind, Hind dan Turki selamat dari kejelekanmu sementara saudaramu yang muslim tidak selamat dari kejelekanmu?” Setelah kejadian itu, aku tidak pernah mengulangi lagi berbuat seperti itu” [3]

    Komentar saya : “Alangkah baiknya jawaban dari Iyas bin Mu’awiyah yang terkenal cerdas itu. Dan jawaban di atas salah satu contoh dari kecerdasan beliau”.

    Abu Hatim bin Hibban Al-Busti bekata dalam kitab Raudhah Al-‘Uqala (hal.131), ”Orang yang berakal wajib mencari keselamatan untuk dirinya dengan meninggalkan perbuatan tajassus dan senantiasa sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri. Sesungguhnya orang yang sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri dan melupakan kejelekan orang lain, maka hatinya akan tenteram dan tidak akan merasa capai. Setiap kali dia melihat kejelekan yang ada pada dirinya, maka dia akan merasa hina tatkala melihat kejelekan yang serupa ada pada saudaranya. Sementara orang yang senantiasa sibuk memperhatikan kejelekan orang lain dan melupakan kejelekannya sendiri, maka hatinya akan buta, badannya akan merasa letih dan akan sulit baginya meninggalkan kejelekan dirinya”.

    Beliau juga berkata pad hal.133, “Tajassus adalah cabang dari kemunafikan, sebagaimana sebaliknya prasangka yang baik merupakan cabang dari keimanan. Orang yang berakal akan berprasangka baik kepada saudaranya, dan tidak mau membuatnya sedih dan berduka. Sedangkan orang yang bodoh akan selalu berprasangka buruk kepada saudaranya dan tidak segan-segan berbuat jahat dan membuatnya menderita”.

    [Disalin dari buku Rifqon Ahlassunnah bi Ahlissunnah Penulis Abdul Muhsin bin Hamd Al Abbad Al Badr, Edisi Indonesia Rifqon Ahlassunnah bi Ahlissunnah Menyikapi Fenomena Tahdzir dan Hajr, Penerbit : Titian Hidayah Ilahi Bandung, Cetakan Pertama Januari 2004]
    _______
    Footnote
    [1]. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari hadits no. 6064 dan Muslim hadits no. 2563
    [2]. Sind adalah negara yang berbatasan dengan India, -ed
    [3]. Lihat Kitab Bidayah wa Nihayah karya Ibnu Katsir (XIII/121).
    almanhaj.or.id

    HUKUM BERBURUK SANGKA DAN MENCARI-CARI KESALAHAN

    *HUKUM BERBURUK SANGKA DAN MENCARI-CARI KESALAHAN*

    Oleh:
    Syaikh Abdul Muhsin Bin Hamd Al-‘Abbad Al-Badr

    Allah Ta’ala berfirman.

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

    “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-car kesalahan orang lain” [Al-Hujurat : 12]

    Dalam ayat ini terkandung perintah untuk menjauhi kebanyakan berprasangka, karena sebagian tindakan berprasangka ada yang merupakan perbuatan dosa. Dalam ayat ini juga terdapat larangan berbuat tajassus. Tajassus ialah mencari-cari kesalahan-kesalahan atau kejelekan-kejelekan orang lain, yang biasanya merupakan efek dari prasangka yang buruk.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    إِيَّا كُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ وَلاَ تَحَسَّسُوا وَلاَ تَجَسَّسُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَتَدَابَرُوا وَلاَتَبَاغَضُوا وَكُوْنُواعِبَادَاللَّهِ إحْوَانًا

    “Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara” [1]

    Amirul Mukminin Umar bin Khathab berkata, “Janganlah engkau berprasangka terhadap perkataan yang keluar dari saudaramu yang mukmin kecuali dengan persangkaan yang baik. Dan hendaknya engkau selalu membawa perkataannya itu kepada prasangka-prasangka yang baik”

    Ibnu Katsir menyebutkan perkataan Umar di atas ketika menafsirkan sebuah ayat dalam surat Al-Hujurat.

    Bakar bin Abdullah Al-Muzani yang biografinya bisa kita dapatkan dalam kitab Tahdzib At-Tahdzib berkata : “Hati-hatilah kalian terhadap perkataan yang sekalipun benar kalian tidak diberi pahala, namun apabila kalian salah kalian berdosa. Perkataan tersebut adalah berprasangka buruk terhadap saudaramu”.

    Disebutkan dalam kitab Al-Hilyah karya Abu Nu’aim (II/285) bahwa Abu Qilabah Abdullah bin Yazid Al-Jurmi berkata : “Apabila ada berita tentang tindakan saudaramu yang tidak kamu sukai, maka berusaha keraslah mancarikan alasan untuknya. Apabila kamu tidak mendapatkan alasan untuknya, maka katakanlah kepada dirimu sendiri, “Saya kira saudaraku itu mempunyai alasan yang tepat sehingga melakukan perbuatan tersebut”.

    Sufyan bin Husain berkata, “Aku pernah menyebutkan kejelekan seseorang di hadapan Iyas bin Mu’awiyyah. Beliaupun memandangi wajahku seraya berkata, “Apakah kamu pernah ikut memerangi bangsa Romawi?” Aku menjawab, “Tidak”. Beliau bertanya lagi, “Kalau memerangi bangsa Sind [2], Hind (India) atau Turki?” Aku juga menjawab, “Tidak”. Beliau berkata, “Apakah layak, bangsa Romawi, Sind, Hind dan Turki selamat dari kejelekanmu sementara saudaramu yang muslim tidak selamat dari kejelekanmu?” Setelah kejadian itu, aku tidak pernah mengulangi lagi berbuat seperti itu” [3]

    Komentar saya : “Alangkah baiknya jawaban dari Iyas bin Mu’awiyah yang terkenal cerdas itu. Dan jawaban di atas salah satu contoh dari kecerdasan beliau”.

    Abu Hatim bin Hibban Al-Busti bekata dalam kitab Raudhah Al-‘Uqala (hal.131), ”Orang yang berakal wajib mencari keselamatan untuk dirinya dengan meninggalkan perbuatan tajassus dan senantiasa sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri. Sesungguhnya orang yang sibuk memikirkan kejelekan dirinya sendiri dan melupakan kejelekan orang lain, maka hatinya akan tenteram dan tidak akan merasa capai. Setiap kali dia melihat kejelekan yang ada pada dirinya, maka dia akan merasa hina tatkala melihat kejelekan yang serupa ada pada saudaranya. Sementara orang yang senantiasa sibuk memperhatikan kejelekan orang lain dan melupakan kejelekannya sendiri, maka hatinya akan buta, badannya akan merasa letih dan akan sulit baginya meninggalkan kejelekan dirinya”.

    Beliau juga berkata pad hal.133, “Tajassus adalah cabang dari kemunafikan, sebagaimana sebaliknya prasangka yang baik merupakan cabang dari keimanan. Orang yang berakal akan berprasangka baik kepada saudaranya, dan tidak mau membuatnya sedih dan berduka. Sedangkan orang yang bodoh akan selalu berprasangka buruk kepada saudaranya dan tidak segan-segan berbuat jahat dan membuatnya menderita”.

    [Disalin dari buku Rifqon Ahlassunnah bi Ahlissunnah Penulis Abdul Muhsin bin Hamd Al Abbad Al Badr, Edisi Indonesia Rifqon Ahlassunnah bi Ahlissunnah Menyikapi Fenomena Tahdzir dan Hajr, Penerbit : Titian Hidayah Ilahi Bandung, Cetakan Pertama Januari 2004]
    _______
    Footnote
    [1]. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari hadits no. 6064 dan Muslim hadits no. 2563
    [2]. Sind adalah negara yang berbatasan dengan India, -ed
    [3]. Lihat Kitab Bidayah wa Nihayah karya Ibnu Katsir (XIII/121).
    almanhaj.or.id

    7 Tanda Husnul Khotimah

    ✒ Ustadz Ammi Nur Baits
       

    Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

    Salah satu diantara kabar gembira yang Allah segerakan untuk hamba-Nya yang beriman adalah adanya pujian yang diberikan oleh orang lain untuknya.

    Dalam hadis dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya,

    “Bagaimana jika ada orang yang melakukan amal baik, kemudian dia dipuji oleh masyarakat?”

    Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    تِلْكَ عَاجِلُ بُشْرَى الْمُؤْمِنِ

    “Itu adalah kabar gembira bagi mukmin yang disegerakan.”
    (HR. Ahmad 21380 & Muslim 6891)

    Termasuk diantaranya adalah pujian yang diberikan masyarakat di saat kita meninggal. Allah tunjukkan sisi kebaikan kita di hadapan masyarakat di sekitar kita. Dan ini bagian dari doa Ibrahim yang Allah sebutkan dalam al-Quran,

    وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ

    “Jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian.”
    (QS. As-Syu’ara:84)

    Makna: “buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian”

    Ibrahim memohon kepada Allah agar dia diberi taufik untuk menjadi sumber kebaikan, sehingga semua orang memuji beliau, hingga hari kiamat.

    Doa Ibrahim dikabulkan oleh Allah

    Di surat Ash-Shaffat, Allah berfirman,

    وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الآَخِرِينَ * سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ * كَذَلِكَ نَجْزِي المُحْسِنِينَ

    “Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, ‘(Yaitu) kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.’ Demikianlah Kami beri balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.”
    (QS. Ash-Shaffat:108–110)

    Di surat Maryam, Allah berfirman,

    وَوَهَبْنَا لَهُمْ مِنْ رَحْمَتِنَا وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّا

    “Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.”
    (QS. Maryam:50)

    Allah jadikan pujian untuk Ibrahim dan keluarganya, bukan hanya pujian di langit, namun juga pujian di bumi. Karena pujian manusia adalah kesaksaian mereka atas perbuatan dan perilaku kita di dunia.

    Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan,

    “Suatu ketika para sahabat melihat sebuah jenazah yang diangkat menuju pemakamannya. Mereka pun memuji jenazah ini. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    وجبَتْ، وجبتْ، وجبت

    ‘Wajib … wajib … wajib.’

    Tidak berselang lama, lewat jenazah lain. Kemudian para sahabat langsung mencelanya. Seketika, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    وجبَتْ، وجبتْ، وجبت

    Wajib … wajib … wajib.’

    Umar pun keheranan, dan bertanya, ‘Apanya yang wajib?’

    Jawab sang Nabi,

    هَذَا أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ خَيْرًا، فَوَجَبَتْ لَهُ الجَنَّةُ، وَهَذَا أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ شَرًّا، فَوَجَبَتْ لَهُ النَّارُ، أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الأَرْضِ

    “Jenazah pertama kalian puji dengan kebaikan, maka dia berhak mendapat surga. Jenazah kedua kalian cela, maka dia berhak mandapat neraka. Kalian adalah saksi Allah di muka bumi.”
    (HR. Bukhari 1367; Muslim 949)

    Ada beberapa keadaan ketika kematian, yang itu merupakan tanda husnul khotimah.  Dalam kitab Ahkamul Jana`iz disebutkan beberapa diantaranya,

    1⃣ Pertama, mengucapkan syahadat menjelang wafat,

    Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

    “Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ dia akan masuk surga.”
    (HR. Abu Daud 3118)

    2⃣ Kedua, meninggal dengan keringat di dahi.

    Suatu ketika, Buraidah bin Hashib radhiyallahu ‘anhu datang ke Khurasan, menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Ternyata saudaranya dalam kondisi sakaratul maut. Ketika wafat, ada keringat di dahinya.

    Buraidah langsung bertakbir,

    “Allahu Akbar! Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ

    “Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.”
    (HR. Ahmad 22964, Nasai 1839 dan yang lainnya)

    3⃣ Ketiga, meninggal pada malam atau siang hari Jum’at,

    Dalam hadis dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

    “Apabila ada seorang muslim yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, maka Allah akan menjaganya dari pertanyaan kubur.”
    (HR. Ahmad 6582, Turmudzi 1095, dan yang lainnya)

    4⃣ Keempat, syahid di medan perang

    Allah Ta’ala berfirman,

    وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

    “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki.”
    (QS. Ali Imran: 169)

    Dalam hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan banyak keutamaan orang yang mati di medan jihad,

    Dari Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    لِلشَّهِيْدِ عِنْدَ اللهِ سِتُّ خِصَالٍ: يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيُرَى مَقْعَدُهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ الْفَزَعَ الْأَكْبَرَ، وَيُحَلَّى حِلْيَةَ الْإِيْمَانِ، وَيُزَوَّجُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ، وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِيْنَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

    “Bagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari adzab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun ‘in (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.”
    (HR. Turmudzi 1764, Ibnu Majah 2905, dan yang lainnya)

    Dalam hadis lain, ada seorang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    “Ya Rasulullah, kenapa kaum mukminin mendapatkan ditanya dalam kubur mereka kecuali orang yang mati syahid?”

    Jawaban Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    كَفَى بِبَارَقَةِ السُّيُوْفِ عَلَى رَأْسِهِ فِتْنَةً

    “Cukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai ujian kesabaran baginya.”
    (HR. Nasai 2065 dan dishahihkan al-Albani)

    5⃣ Kelima, meninggal setelah bersabar dengan ujian yang Allah berikan

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada para sahabat, “Siapakah syahid menurut kalian?”

    ‘Orang yang mati di jalan Allah, itulah syahid.’ Jawab para sahabat serempak.

    “Berarti orang yang mati syahid di kalangan umatku hanya sedikit.” Lanjut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    ‘Lalu siapa saja mereka, wahai Rasulullah?’ tanya sahabat.

    Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan daftar orang yang bergelar syahid,

    مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الطَّاعُونِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَالْغَرِيقُ شَهِيدٌ

    “Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.”
    (HR. Muslim 1915).

    Dalam hadis lain, dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

    “Siapa yang terbunuh karena membela hartanya maka dia syahid.”
    (HR. Bukhari 2480).

    Dalam hadis lain dari Jabir bin Atik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الشَّهَادَةُ سَبْعٌ سِوَى الْقَتْلِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ: الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ، وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ، وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ، وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ، وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ، وَالَّذِي يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ، وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ

    “Selain yang terbunuh di jalan Allah, mati syahid ada tujuh: mati karena tha’un syahid, mati karena tenggelam syahid, mati karena sakit tulang rusuk syahid, mati karena sakit perut syahid, mati karena terbakar syahid, mati karena tertimpa benda keras syahid, wanita yang mati karena melahirkan syahid.”
    (HR. Abu Daud 3111 dan dishahihkan Al-Albani).

    Ketika mejelaskan hadis daftar orang yang mati syahid selain di medan jihad, Al-Hafidz Al-Aini mengatakan,

    فهم شُهَدَاء حكما لَا حَقِيقَة، وَهَذَا فضل من الله تَعَالَى لهَذِهِ الْأمة بِأَن جعل مَا جرى عَلَيْهِم تمحيصاً لذنوبهم وَزِيَادَة فِي أجرهم بَلغهُمْ بهَا دَرَجَات الشُّهَدَاء الْحَقِيقِيَّة ومراتبهم، فَلهَذَا يغسلون وَيعْمل بهم مَا يعْمل بِسَائِر أموات الْمُسلمين

    “Mereka mendapat gelar syahid secara status, bukan hakiki. Dan ini karunia Allah untuk umat ini, dimana Dia menjadikan musibah yang mereka alami (ketika mati) sebagai pembersih atas dosa-dosa mereka, dan ditambah dengan pahala yang besar, sehingga mengantarkan mereka mencapai derajat dan tingkatan para syuhada hakiki. Karena itu, mereka tetap dimandikan, dan ditangani sebagaimana umumnya jenazah kaum muslimin.”
    (Umdatul Qari Syarh Shahih Bukhari, 14/128).

    6⃣ Keenam, meninggal dalam keadaan berjaga (ribath) fi sabilillah (di daerah perbatasan negeri muslim dan kafir).

    Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu menyebutkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    رِبَاطُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَإِنْ مَاتَ جَرَى عَلَيْهِ عَمَلُهُ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ، وَأًُجْرِيَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ وَأَمِنَ الْفَتّاَنَ

    “Berjaga-jaga (di jalan Allah) sehari dan semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan shalat sebulan. Bila ia meninggal, amalnya yang biasa ia lakukan ketika masih hidup terus dianggap berlangsung dan diberikan rizkinya serta aman dari fitnah (pertanyaan kubur).”
    (HR. Muslim 5047)

    7⃣ Ketujuh, meninggal dalam keadaan beramal shalih.

    Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ قَالَ: لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

    “Siapa yang mengucapkan La ilaaha illallah karena mengharapkan wajah Allah yang dia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah yang dia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah yang dia mengiri hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga.”
    (HR. Ahmad 23324 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

    Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang istiqamah di atas kebenaran…

    🌎 konsultasisyariah.com

    📝💡 Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868)

    SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel:  @kajianIslamadina ▶ KLIK : https://goo.gl/qSyuEO for

    7 Tanda Husnul Khotimah

    7 Tanda Husnul Khotimah

    ✒ Ustadz Ammi Nur Baits
       

    Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

    Salah satu diantara kabar gembira yang Allah segerakan untuk hamba-Nya yang beriman adalah adanya pujian yang diberikan oleh orang lain untuknya.

    Dalam hadis dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya,

    “Bagaimana jika ada orang yang melakukan amal baik, kemudian dia dipuji oleh masyarakat?”

    Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    تِلْكَ عَاجِلُ بُشْرَى الْمُؤْمِنِ

    “Itu adalah kabar gembira bagi mukmin yang disegerakan.”
    (HR. Ahmad 21380 & Muslim 6891)

    Termasuk diantaranya adalah pujian yang diberikan masyarakat di saat kita meninggal. Allah tunjukkan sisi kebaikan kita di hadapan masyarakat di sekitar kita. Dan ini bagian dari doa Ibrahim yang Allah sebutkan dalam al-Quran,

    وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ

    “Jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian.”
    (QS. As-Syu’ara:84)

    Makna: “buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian”

    Ibrahim memohon kepada Allah agar dia diberi taufik untuk menjadi sumber kebaikan, sehingga semua orang memuji beliau, hingga hari kiamat.

    Doa Ibrahim dikabulkan oleh Allah

    Di surat Ash-Shaffat, Allah berfirman,

    وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الآَخِرِينَ * سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ * كَذَلِكَ نَجْزِي المُحْسِنِينَ

    “Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, ‘(Yaitu) kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim.’ Demikianlah Kami beri balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.”
    (QS. Ash-Shaffat:108–110)

    Di surat Maryam, Allah berfirman,

    وَوَهَبْنَا لَهُمْ مِنْ رَحْمَتِنَا وَجَعَلْنَا لَهُمْ لِسَانَ صِدْقٍ عَلِيًّا

    “Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.”
    (QS. Maryam:50)

    Allah jadikan pujian untuk Ibrahim dan keluarganya, bukan hanya pujian di langit, namun juga pujian di bumi. Karena pujian manusia adalah kesaksaian mereka atas perbuatan dan perilaku kita di dunia.

    Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan,

    “Suatu ketika para sahabat melihat sebuah jenazah yang diangkat menuju pemakamannya. Mereka pun memuji jenazah ini. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    وجبَتْ، وجبتْ، وجبت

    ‘Wajib … wajib … wajib.’

    Tidak berselang lama, lewat jenazah lain. Kemudian para sahabat langsung mencelanya. Seketika, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    وجبَتْ، وجبتْ، وجبت

    Wajib … wajib … wajib.’

    Umar pun keheranan, dan bertanya, ‘Apanya yang wajib?’

    Jawab sang Nabi,

    هَذَا أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ خَيْرًا، فَوَجَبَتْ لَهُ الجَنَّةُ، وَهَذَا أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ شَرًّا، فَوَجَبَتْ لَهُ النَّارُ، أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الأَرْضِ

    “Jenazah pertama kalian puji dengan kebaikan, maka dia berhak mendapat surga. Jenazah kedua kalian cela, maka dia berhak mandapat neraka. Kalian adalah saksi Allah di muka bumi.”
    (HR. Bukhari 1367; Muslim 949)

    Ada beberapa keadaan ketika kematian, yang itu merupakan tanda husnul khotimah.  Dalam kitab Ahkamul Jana`iz disebutkan beberapa diantaranya,

    1⃣ Pertama, mengucapkan syahadat menjelang wafat,

    Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

    “Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat ‘La ilaaha illallah’ dia akan masuk surga.”
    (HR. Abu Daud 3118)

    2⃣ Kedua, meninggal dengan keringat di dahi.

    Suatu ketika, Buraidah bin Hashib radhiyallahu ‘anhu datang ke Khurasan, menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Ternyata saudaranya dalam kondisi sakaratul maut. Ketika wafat, ada keringat di dahinya.

    Buraidah langsung bertakbir,

    “Allahu Akbar! Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِيْنِ

    “Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi.”
    (HR. Ahmad 22964, Nasai 1839 dan yang lainnya)

    3⃣ Ketiga, meninggal pada malam atau siang hari Jum’at,

    Dalam hadis dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

    “Apabila ada seorang muslim yang meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at, maka Allah akan menjaganya dari pertanyaan kubur.”
    (HR. Ahmad 6582, Turmudzi 1095, dan yang lainnya)

    4⃣ Keempat, syahid di medan perang

    Allah Ta’ala berfirman,

    وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

    “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki.”
    (QS. Ali Imran: 169)

    Dalam hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan banyak keutamaan orang yang mati di medan jihad,

    Dari Miqdam bin Ma’dikarib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    لِلشَّهِيْدِ عِنْدَ اللهِ سِتُّ خِصَالٍ: يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ مِنْ دَمِهِ، وَيُرَى مَقْعَدُهُ مِنَ الْجَنَّةِ، وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَيَأْمَنُ الْفَزَعَ الْأَكْبَرَ، وَيُحَلَّى حِلْيَةَ الْإِيْمَانِ، وَيُزَوَّجُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ، وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِيْنَ إِنْسَانًا مِنْ أَقَارِبِهِ

    “Bagi orang syahid di sisi Allah ia beroleh enam perkara, yaitu diampuni dosanya pada awal mengalirnya darahnya, diperlihatkan tempat duduknya di surga, dilindungi dari adzab kubur, aman dari kengerian yang besar (hari kiamat), dipakaikan perhiasan iman, dinikahkan dengan hurun ‘in (bidadari surga), dan diperkenankan memberi syafaat kepada tujuh puluh orang dari kalangan kerabatnya.”
    (HR. Turmudzi 1764, Ibnu Majah 2905, dan yang lainnya)

    Dalam hadis lain, ada seorang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    “Ya Rasulullah, kenapa kaum mukminin mendapatkan ditanya dalam kubur mereka kecuali orang yang mati syahid?”

    Jawaban Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    كَفَى بِبَارَقَةِ السُّيُوْفِ عَلَى رَأْسِهِ فِتْنَةً

    “Cukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai ujian kesabaran baginya.”
    (HR. Nasai 2065 dan dishahihkan al-Albani)

    5⃣ Kelima, meninggal setelah bersabar dengan ujian yang Allah berikan

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada para sahabat, “Siapakah syahid menurut kalian?”

    ‘Orang yang mati di jalan Allah, itulah syahid.’ Jawab para sahabat serempak.

    “Berarti orang yang mati syahid di kalangan umatku hanya sedikit.” Lanjut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    ‘Lalu siapa saja mereka, wahai Rasulullah?’ tanya sahabat.

    Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan daftar orang yang bergelar syahid,

    مَنْ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي سَبِيلِ اللهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الطَّاعُونِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَالْغَرِيقُ شَهِيدٌ

    “Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia syahid. Siapa yang mati (tanpa dibunuh) di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.”
    (HR. Muslim 1915).

    Dalam hadis lain, dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

    “Siapa yang terbunuh karena membela hartanya maka dia syahid.”
    (HR. Bukhari 2480).

    Dalam hadis lain dari Jabir bin Atik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    الشَّهَادَةُ سَبْعٌ سِوَى الْقَتْلِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ: الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ، وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ، وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ، وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ، وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ، وَالَّذِي يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ، وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ

    “Selain yang terbunuh di jalan Allah, mati syahid ada tujuh: mati karena tha’un syahid, mati karena tenggelam syahid, mati karena sakit tulang rusuk syahid, mati karena sakit perut syahid, mati karena terbakar syahid, mati karena tertimpa benda keras syahid, wanita yang mati karena melahirkan syahid.”
    (HR. Abu Daud 3111 dan dishahihkan Al-Albani).

    Ketika mejelaskan hadis daftar orang yang mati syahid selain di medan jihad, Al-Hafidz Al-Aini mengatakan,

    فهم شُهَدَاء حكما لَا حَقِيقَة، وَهَذَا فضل من الله تَعَالَى لهَذِهِ الْأمة بِأَن جعل مَا جرى عَلَيْهِم تمحيصاً لذنوبهم وَزِيَادَة فِي أجرهم بَلغهُمْ بهَا دَرَجَات الشُّهَدَاء الْحَقِيقِيَّة ومراتبهم، فَلهَذَا يغسلون وَيعْمل بهم مَا يعْمل بِسَائِر أموات الْمُسلمين

    “Mereka mendapat gelar syahid secara status, bukan hakiki. Dan ini karunia Allah untuk umat ini, dimana Dia menjadikan musibah yang mereka alami (ketika mati) sebagai pembersih atas dosa-dosa mereka, dan ditambah dengan pahala yang besar, sehingga mengantarkan mereka mencapai derajat dan tingkatan para syuhada hakiki. Karena itu, mereka tetap dimandikan, dan ditangani sebagaimana umumnya jenazah kaum muslimin.”
    (Umdatul Qari Syarh Shahih Bukhari, 14/128).

    6⃣ Keenam, meninggal dalam keadaan berjaga (ribath) fi sabilillah (di daerah perbatasan negeri muslim dan kafir).

    Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu menyebutkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

    رِبَاطُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ، وَإِنْ مَاتَ جَرَى عَلَيْهِ عَمَلُهُ الَّذِي كَانَ يَعْمَلُهُ، وَأًُجْرِيَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ وَأَمِنَ الْفَتّاَنَ

    “Berjaga-jaga (di jalan Allah) sehari dan semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan shalat sebulan. Bila ia meninggal, amalnya yang biasa ia lakukan ketika masih hidup terus dianggap berlangsung dan diberikan rizkinya serta aman dari fitnah (pertanyaan kubur).”
    (HR. Muslim 5047)

    7⃣ Ketujuh, meninggal dalam keadaan beramal shalih.

    Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    مَنْ قَالَ: لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ. وَمَنْ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ خُتِمَ لَهُ بِهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

    “Siapa yang mengucapkan La ilaaha illallah karena mengharapkan wajah Allah yang dia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah yang dia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah yang dia mengiri hidupnya dengan amal tersebut maka dia masuk surga.”
    (HR. Ahmad 23324 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

    Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang istiqamah di atas kebenaran…

    🌎 konsultasisyariah.com

    📝💡 Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868)

    SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel:  @kajianIslamadina ▶ KLIK : https://goo.gl/qSyuEO for

    🌸 Keutamaan Hijab

    🌺 Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah Subhanallah Wa Ta'ala yang mulia dan Indah

    🌺 Wanita yang mulia dalam Islam adalah wanita Muslimah yang Sholihah

    🌺 Wanita Muslimah tidak cukup dengan Muslimah saja,tetapi haruslah wanita Muslimah yang Sholihah.

    🌺 Wanita Sholihah adalah :
    🌸 Idaman setiap orang
    💎 Harta yang paling berharga
    💍 Sebaik-baiknya perhiasan

    🌺 Alangkah indahnya jika setiap Muslimah menjadi wanita Sholihah.Idaman setiap suami

    🌺 Oleh karenanya,seyogyanya setiap wanita bersegera memperbaiki diri dan akhlaknya agar menjadi wanita yang sholihah

    Termasuk memperbaiki diri dengan berhijab.Dan berikut adalah keutamaan berhijab bagi Muslimah

    ➡️ Pertama,Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya.

    Allah telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firmanNya:

    وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا

    🍃“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 36)

    Allah juga telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah:

    🍃“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.”🍃
    📚 (QS.An Nuur: 31)

    ➡️ Kedua,Hijab itu Iffah (Menjaga diri)

    Allah menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah 🌺 (menahan diri dari maksiat).Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

    يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

    🍃“Hai Nabi,Katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 59)

    Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindar dan menahan diri dari perbuatan dosa🔥,karena itulah Allah menjelaskan manfaat dari hijab ini, “karena itu mereka tidak diganggu.” Ketika seorang muslimah memakai hijabnya dengan benar maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka dan pada firman Allah“karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa godaan dan timbulnya minat untuk melakukan kejahatan 🔥 bagi mereka

    ➡️ Ketiga,Hijab itu kesucian

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

    وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ

    🍃“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi),Maka mintalah dari belakang tabir.Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 53)

    Allah subhanahu wa ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian 🌺 bagi hati orang-orang mukmin,laki-laki maupun perempuan.Karena mata bila tidak melihat maka hati pun tidak akan bernafsu🔥.Pada keadaan ini maka hati yang tidak melihat maka akan lebih suci.Keadaan fitnah (cobaan) bagi orang yang banyak melihat keindahan tubuh wanita lebih jelas dan lebih nampak.Hijab merupakan pelindung yang dapat menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah berfirman:

    إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلا مَعْرُوفًا

    🍃“Jika kalian adalah wanita yang bertakwa maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Perkataan yang baik.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 32)

    ➡️ Keempat,Hijab adalah pelindung

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

    🍃“Hai Nabi,Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin:“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”🍃
    📚(QS.Al-Ahzab: 59)

    وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
    ═════ ❁✿❁ ═════
    🌼 Mutiara Islam 🌼
    Pin : D63A4176
    Telegram : https://telegram.me/mutiaraislam16
    Instagram : @mutiaraislam16

    Rahasia Besar Dibalik Kemuliaan Hijab

    🌸 Keutamaan Hijab

    🌺 Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah Subhanallah Wa Ta'ala yang mulia dan Indah

    🌺 Wanita yang mulia dalam Islam adalah wanita Muslimah yang Sholihah

    🌺 Wanita Muslimah tidak cukup dengan Muslimah saja,tetapi haruslah wanita Muslimah yang Sholihah.

    🌺 Wanita Sholihah adalah :
    🌸 Idaman setiap orang
    💎 Harta yang paling berharga
    💍 Sebaik-baiknya perhiasan

    🌺 Alangkah indahnya jika setiap Muslimah menjadi wanita Sholihah.Idaman setiap suami

    🌺 Oleh karenanya,seyogyanya setiap wanita bersegera memperbaiki diri dan akhlaknya agar menjadi wanita yang sholihah

    Termasuk memperbaiki diri dengan berhijab.Dan berikut adalah keutamaan berhijab bagi Muslimah

    ➡️ Pertama,Hijab merupakan tanda ketaatan seorang muslimah kepada Allah dan Rasul-Nya.

    Allah telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firmanNya:

    وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا مُبِينًا

    🍃“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 36)

    Allah juga telah memerintahkan para wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah:

    🍃“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.”🍃
    📚 (QS.An Nuur: 31)

    ➡️ Kedua,Hijab itu Iffah (Menjaga diri)

    Allah menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah 🌺 (menahan diri dari maksiat).Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

    يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

    🍃“Hai Nabi,Katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 59)

    Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindar dan menahan diri dari perbuatan dosa🔥,karena itulah Allah menjelaskan manfaat dari hijab ini, “karena itu mereka tidak diganggu.” Ketika seorang muslimah memakai hijabnya dengan benar maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka dan pada firman Allah“karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa godaan dan timbulnya minat untuk melakukan kejahatan 🔥 bagi mereka

    ➡️ Ketiga,Hijab itu kesucian

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

    وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ

    🍃“Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi),Maka mintalah dari belakang tabir.Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 53)

    Allah subhanahu wa ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian 🌺 bagi hati orang-orang mukmin,laki-laki maupun perempuan.Karena mata bila tidak melihat maka hati pun tidak akan bernafsu🔥.Pada keadaan ini maka hati yang tidak melihat maka akan lebih suci.Keadaan fitnah (cobaan) bagi orang yang banyak melihat keindahan tubuh wanita lebih jelas dan lebih nampak.Hijab merupakan pelindung yang dapat menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah berfirman:

    إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلا مَعْرُوفًا

    🍃“Jika kalian adalah wanita yang bertakwa maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah Perkataan yang baik.”🍃
    📚(QS.Al Ahzab: 32)

    ➡️ Keempat,Hijab adalah pelindung

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

    🍃“Hai Nabi,Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin:“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”🍃
    📚(QS.Al-Ahzab: 59)

    وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
    ═════ ❁✿❁ ═════
    🌼 Mutiara Islam 🌼
    Pin : D63A4176
    Telegram : https://telegram.me/mutiaraislam16
    Instagram : @mutiaraislam16

    🌺 Kelurga Sakinah

    WAHAI SUAMI..CINTAILAH ISTRIMU...

    👤 DR. 'Aid Al Qarny menggambarkan tentang sosok istrinya  :

    🌸 Beberapa malam yang lalu, sesaat sebelum aku tidur💤, aku berada di atas ranjang, aku menoleh ke arah istriku dan aku pandangi bentuk wajahnya 🌺 sementara ia lagi tidur, aku bergumam dalam hatiku : Malang sekali dia, setelah hidup selama bertahun-tahun bersama kedua orang tua dan keluarganya, ia datang untuk tidur di samping laki-laki yang asing baginya.🍃

    🌸 Dia tinggalkan rumah orang tuanya 🏡. Dia tinggalkan bermanja-manja dengan kedua orang tuanya. Dia tinggalkan bersenang-senang  di rumah keluarganya. Sekarang ia datang kepada laki-laki yang menyuruhnya untuk melakukan yang ma'ruf dan meninggalkan yang mungkar. Dia melayani laki-laki itu dan rela mengandung keturunannya. Ketaatannya melebihi ketaatan pada orang tuanya.

    🌸 Dari sinilah muncul pertanyaan di dalam diriku..??

    🔹 Kenapa sampai gampang bagi sebagian laki-laki untuk memukul istrinya dengan penuh kekerasan, setelah ia meninggalkan rumah keluarganya, kemudian datang kepadanya...??

    🔸Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki untuk keluar bersama teman-temannya, kemudian ia pergi ke restoran dan ia makan tanpa mempedulikan siapa yang ada di rumahnya..??

    🔹Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki  menjadikan waktu duduknya di luar rumah lebih banyak dari pada duduk bersama istri dan anak-anaknya..??

    🔸Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki  menjadikan rumahnya bagaikan penjara bagi istrinya, sedangkan ia tidak mengajak keluar dan juga tidak menemani..??

    🔹Bagaimana bisa gampang bagi sebagian laki-laki membiarkan istrinya tidur, sementara di dalam hatinya  ada kegetiran perasaan dan di matanya ada air mata tertahan..??

    🔸Bagaimana bisa gampang bagi sebagian laki-laki  pergi begitu saja,  sementara anak-istrinya ia tinggalkan tanpa peduli dengan nasib mereka selama ia pergi..??

    🔸Kenapa bisa ringan bagi sebagian laki-laki berlepas diri dari tanggung jawab  dari istri dan anak-anaknya, padahal ia akan mempertanggung jawabkan di akhirat nanti atas apa yang ia lakukan terhadap keluarganya..??

    🔊 Padahal Rosululloh shollollohu 'alaihi wasallam bersabda kepada para suami :

    خَيْرُكُمْ خُيْرُكُمْ لِنِسَائِهِمْ

    ☘ " Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik bagi keluarganya " ☘
    📗 (HR.Bukhori)

    🌷 Maksud "yang paling baik bagi keluarganya" 🌺 dari hadits diatas adalah yang paling lemah lembut dan mulia akhlaknya terhadap keluarganya

    ✏ (Kitab Kemesraan Nabi Bersama Istri-Istrinya)

    Semoga nasehat ulama diatas bisa menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi semua suami (rijal) dalam memperlakukan istri dan keluarganya...Raihlah ridho Alloh dan amal sholih dengan menshare tulisan ini kepada saudara kita sehingga bisa bermanfaat untuk kita semua. Aamiin Ya Robb.
    Barokallahu fikum.

    وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
    ═════ ❁✿❁ ═════
    🌼 Mutiara Islam 🌼
    Pin : D63A4176
    WA : 085691711455
    Telegram : https://telegram.me/mutiaraislam16
    Instagram : @mutiaraislam16

    WAHAI SUAMI..CINTAILAH ISTRIMU...

    🌺 Kelurga Sakinah

    WAHAI SUAMI..CINTAILAH ISTRIMU...

    👤 DR. 'Aid Al Qarny menggambarkan tentang sosok istrinya  :

    🌸 Beberapa malam yang lalu, sesaat sebelum aku tidur💤, aku berada di atas ranjang, aku menoleh ke arah istriku dan aku pandangi bentuk wajahnya 🌺 sementara ia lagi tidur, aku bergumam dalam hatiku : Malang sekali dia, setelah hidup selama bertahun-tahun bersama kedua orang tua dan keluarganya, ia datang untuk tidur di samping laki-laki yang asing baginya.🍃

    🌸 Dia tinggalkan rumah orang tuanya 🏡. Dia tinggalkan bermanja-manja dengan kedua orang tuanya. Dia tinggalkan bersenang-senang  di rumah keluarganya. Sekarang ia datang kepada laki-laki yang menyuruhnya untuk melakukan yang ma'ruf dan meninggalkan yang mungkar. Dia melayani laki-laki itu dan rela mengandung keturunannya. Ketaatannya melebihi ketaatan pada orang tuanya.

    🌸 Dari sinilah muncul pertanyaan di dalam diriku..??

    🔹 Kenapa sampai gampang bagi sebagian laki-laki untuk memukul istrinya dengan penuh kekerasan, setelah ia meninggalkan rumah keluarganya, kemudian datang kepadanya...??

    🔸Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki untuk keluar bersama teman-temannya, kemudian ia pergi ke restoran dan ia makan tanpa mempedulikan siapa yang ada di rumahnya..??

    🔹Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki  menjadikan waktu duduknya di luar rumah lebih banyak dari pada duduk bersama istri dan anak-anaknya..??

    🔸Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki  menjadikan rumahnya bagaikan penjara bagi istrinya, sedangkan ia tidak mengajak keluar dan juga tidak menemani..??

    🔹Bagaimana bisa gampang bagi sebagian laki-laki membiarkan istrinya tidur, sementara di dalam hatinya  ada kegetiran perasaan dan di matanya ada air mata tertahan..??

    🔸Bagaimana bisa gampang bagi sebagian laki-laki  pergi begitu saja,  sementara anak-istrinya ia tinggalkan tanpa peduli dengan nasib mereka selama ia pergi..??

    🔸Kenapa bisa ringan bagi sebagian laki-laki berlepas diri dari tanggung jawab  dari istri dan anak-anaknya, padahal ia akan mempertanggung jawabkan di akhirat nanti atas apa yang ia lakukan terhadap keluarganya..??

    🔊 Padahal Rosululloh shollollohu 'alaihi wasallam bersabda kepada para suami :

    خَيْرُكُمْ خُيْرُكُمْ لِنِسَائِهِمْ

    ☘ " Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik bagi keluarganya " ☘
    📗 (HR.Bukhori)

    🌷 Maksud "yang paling baik bagi keluarganya" 🌺 dari hadits diatas adalah yang paling lemah lembut dan mulia akhlaknya terhadap keluarganya

    ✏ (Kitab Kemesraan Nabi Bersama Istri-Istrinya)

    Semoga nasehat ulama diatas bisa menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi semua suami (rijal) dalam memperlakukan istri dan keluarganya...Raihlah ridho Alloh dan amal sholih dengan menshare tulisan ini kepada saudara kita sehingga bisa bermanfaat untuk kita semua. Aamiin Ya Robb.
    Barokallahu fikum.

    وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
    ═════ ❁✿❁ ═════
    🌼 Mutiara Islam 🌼
    Pin : D63A4176
    WA : 085691711455
    Telegram : https://telegram.me/mutiaraislam16
    Instagram : @mutiaraislam16

    :bouquet: *BAKTIKU PADA SUAMI* :bouquet:


    Oleh : Iffah Nabilah


    Allah telah menciptakan laki-laki dan perempuan untuk hidup berpasang-pasangan. Sebagaimana yang Allahتعالى firmankan :

    يَأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَنِسَاءً (١)

    “Wahai manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan menciptakan darinya pasangannya dan mengembangbiakkan dari keluarga laki-laki dan perempuan yang banyak. (Q.S An Nisa : 1)

    Dan pastilah antara 2 insan yang berpasang-pasangan memiliki hak dan kewajiban agar hubungan antar keduanya berjalan dengan harmonis.

    *Dan seorang muslim selayaknya untuk lebih memandang kepada kewajibannya dari pada kepada haknya*. Karena dia tahu seandainya pun haknya di dunia tidak terpenuhi, tapi di sana ada Allah تعالى yang akan membalas segala kebaikannya.

    :two_hearts: *Berikut ini beberapa hak suami yang wajib kita tunaikan sebagai bentuk bakti kita kepada orang yang sangat kita cintai dan berjasa pada kita* :

    :sparkling_heart: Mentaati perintahnya selain dalam perkara maksiat.

    Rasulullah صلى الله عليه وسلمbersabda :

    المَرْأَةُ لَا تُؤَدِّي حَقَّ اللَّهِ حَتَّى تُؤَدِّيَ حَقَّ زَوْجِهَا

    “Wanita belumlah menunaikan hak Allah sampai ia menunaikan hak suaminya.” (H.R Thabrani dishahihkan oleh Al Albani)

    :sparkling_heart: Sangat berusaha untuk tidak membuatnya marah atau marah padanya.

    Rasulullah bersabda :

    "Istri-istri kalian dari penduduk surga adalah yang penyayang lagi subur dan mudah kembali kepada suaminya yang apabila menyakiti suaminya atau disakiti suaminya dia datang kepada suaminya dan meletakkan tangannya diatas tangan suaminya, lantas berkata : Wallaahi, aku tidak merasa tenang sampai engkau ridho". (H.R An Nasai)

    :revolving_hearts: Bersikap lembut kepada suami dan berhias untuknya

    Rasulullah ditanya tentang wanita paling baik, beliau menjawab :

    الَّتِى تُطِيْعُ زَوْجَهَا إِذَا أَمَرَ وَ تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ (رواه النسائى)

    “Yang mentaati suaminya apabila dia memerintah dan membuatnya senang apabila suaminya memandang.” (H.R An Nasa’i)

    :revolving_hearts: Menjaga suami dalam rahasianya, hartanya dan rumahnya.

    Allah تعالى berfirman :

    فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللهُ

    “Maka wanita-wanita yang sholihah adalah wanita-wanita yang taat dan menjaga ketika suaminya tidak ada karena penjagaan dari Allah.” (Q.S An Nisaa’ : 34)

    :gift_heart: Tidak puasa sunnah ketika suaminya ada.

    Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

    لَا يَحِلُّ لِإمْرَأَةٍ أَنْ تَصُوْمَ وَ زَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ (رواه بخاري مسلم)

    “Tidak halal bagi seorang wanita untuk berpuasa sedangkan suaminya ada kecuali dengan izinnya” (H.R Bukhori Muslim)

    :heart_decoration: _Ya Allah... jadikanlah kami istri-istri yang sholihah_.

    آمين آمين آمين....


    :gem: ~~~ {MDAF Akhwat} ~~~ :gem:

    :postbox: Telegram : http://bit.ly/2ektEAg
    :snowflake: Twitter : http://bit.ly/2fZnl5z
    :computer: Facebook : http://bit.ly/2fZqvX
    :globe_with_meridians: Website : artikel.alfurqongresik.com



    :recycle: Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
    :file_folder: Grup WA & TG : Dakwah Islam
    :globe_with_meridians: TG Channel : @DakwahAkhawat

    Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

    Bakti Istri Kepada Suami

    :bouquet: *BAKTIKU PADA SUAMI* :bouquet:


    Oleh : Iffah Nabilah


    Allah telah menciptakan laki-laki dan perempuan untuk hidup berpasang-pasangan. Sebagaimana yang Allahتعالى firmankan :

    يَأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَنِسَاءً (١)

    “Wahai manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan menciptakan darinya pasangannya dan mengembangbiakkan dari keluarga laki-laki dan perempuan yang banyak. (Q.S An Nisa : 1)

    Dan pastilah antara 2 insan yang berpasang-pasangan memiliki hak dan kewajiban agar hubungan antar keduanya berjalan dengan harmonis.

    *Dan seorang muslim selayaknya untuk lebih memandang kepada kewajibannya dari pada kepada haknya*. Karena dia tahu seandainya pun haknya di dunia tidak terpenuhi, tapi di sana ada Allah تعالى yang akan membalas segala kebaikannya.

    :two_hearts: *Berikut ini beberapa hak suami yang wajib kita tunaikan sebagai bentuk bakti kita kepada orang yang sangat kita cintai dan berjasa pada kita* :

    :sparkling_heart: Mentaati perintahnya selain dalam perkara maksiat.

    Rasulullah صلى الله عليه وسلمbersabda :

    المَرْأَةُ لَا تُؤَدِّي حَقَّ اللَّهِ حَتَّى تُؤَدِّيَ حَقَّ زَوْجِهَا

    “Wanita belumlah menunaikan hak Allah sampai ia menunaikan hak suaminya.” (H.R Thabrani dishahihkan oleh Al Albani)

    :sparkling_heart: Sangat berusaha untuk tidak membuatnya marah atau marah padanya.

    Rasulullah bersabda :

    "Istri-istri kalian dari penduduk surga adalah yang penyayang lagi subur dan mudah kembali kepada suaminya yang apabila menyakiti suaminya atau disakiti suaminya dia datang kepada suaminya dan meletakkan tangannya diatas tangan suaminya, lantas berkata : Wallaahi, aku tidak merasa tenang sampai engkau ridho". (H.R An Nasai)

    :revolving_hearts: Bersikap lembut kepada suami dan berhias untuknya

    Rasulullah ditanya tentang wanita paling baik, beliau menjawab :

    الَّتِى تُطِيْعُ زَوْجَهَا إِذَا أَمَرَ وَ تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ (رواه النسائى)

    “Yang mentaati suaminya apabila dia memerintah dan membuatnya senang apabila suaminya memandang.” (H.R An Nasa’i)

    :revolving_hearts: Menjaga suami dalam rahasianya, hartanya dan rumahnya.

    Allah تعالى berfirman :

    فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللهُ

    “Maka wanita-wanita yang sholihah adalah wanita-wanita yang taat dan menjaga ketika suaminya tidak ada karena penjagaan dari Allah.” (Q.S An Nisaa’ : 34)

    :gift_heart: Tidak puasa sunnah ketika suaminya ada.

    Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

    لَا يَحِلُّ لِإمْرَأَةٍ أَنْ تَصُوْمَ وَ زَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ (رواه بخاري مسلم)

    “Tidak halal bagi seorang wanita untuk berpuasa sedangkan suaminya ada kecuali dengan izinnya” (H.R Bukhori Muslim)

    :heart_decoration: _Ya Allah... jadikanlah kami istri-istri yang sholihah_.

    آمين آمين آمين....


    :gem: ~~~ {MDAF Akhwat} ~~~ :gem:

    :postbox: Telegram : http://bit.ly/2ektEAg
    :snowflake: Twitter : http://bit.ly/2fZnl5z
    :computer: Facebook : http://bit.ly/2fZqvX
    :globe_with_meridians: Website : artikel.alfurqongresik.com



    :recycle: Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
    :file_folder: Grup WA & TG : Dakwah Islam
    :globe_with_meridians: TG Channel : @DakwahAkhawat

    Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

    🍃👑MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK RAJA SALMAN

    ✒Oleh : Raidah Athirah

    "Tak kenal maka tak sayang."
    Pribahasa ini mewakili kalimat untuk mengenal lebih dekat sosok seorang Raja Salman yang saat ini akan  mengunjungi Indonesia, dari tanggal 1 - 3 Maret Kunjungan Kenegaraan dan tanggal 4 - 9 Maret akan berlibur ke Bali.

    Raja Salman begitu dekat dengan masyarakat Muslim dari berbagai bangsa di dunia salah satunya Indonesia.
    Meskipun demikian, salah satu pertanyaan yang muncul adalah seberapa dekat kita mengenal beliau?

    👑Mengenal beliau lebih jauh memberikan pandangan dan rasa hormat kepada 'Pelayan Dua Tanah Suci' ini.
    Informasi dari media tak banyak membahas pribadi dan kehidupan beliau sebelum menjadi Raja menggantikan Raja Abdullah yang wafat di tahun 2015.

    Ada banyak hal yang belum kita tahu tentang sosok beliau maka kewajiban seorang Muslim adalah mengenal saudaranya maka dengan sendirinya akan timbul rasa sayang dan hormat kepada pemimpin umat Islam abad ini.

    🌤Bila hari ini kita mengenal sosok Trumph sebagai Presiden Amerika Serikat maka sudah sepatutnya kita mengenal Raja Salman dari kerajaan Arab Saudi sebagai saudara seakidah lebih dekat.

    ***

    👑Raja Salman terlahir dengan nama Salman bin Abdulaziz Al Saud pada musim dingin 31 Desember 1935 di Riyad.
    Ayah beliau adalah Raja Abdulaziz Al Saud (yang menjadi nama negara SAUDI) dan ibunda beliau adalah
    Hassa binti Ahmad Al Sudairi, bangsawan dari suku Al Sudairi.

    👑Beliau adalah saudara laki-laki dari Raja Fahd sedangkan almarhum Raja Abdullah adalah saudara laki-laki dari  lain Ibu.

    Raja Salman memiliki 6 saudara laki-laki dan 4 saudari perempuan dari ibu Hassa sedangkan dari Raja Abdulaziz beliau adalah putra ke 25.

    🏰Beliau dibesarkan di Istana Murabba, Riyadh.
    Raja Salman seperti umumnya putra kerajaan mendapatkan pendidikan di sekolah khusus untuk keluarga kerajaan.
    Beliau mempelajari Islam dan pengetahuan ilmiah.

    📖Pada umur 10 tahun beliau telah hafal al-Qur'an.
    Beliau dikenal disiplin dan tegas perihal hukum syariah bahkan terhadap anggota keluarga kerajaan sekalipun.
    Salah satu kasus adalah hukuman mati terhadap keponakan beliau yakni pangeran Turki bin Saud al -Khabir karena menembak mati seorang pemuda yang membuat Barat terkejut sekaligus kagum terhadap sosok beliau.

    🇨🇰Selama ini pandangan Barat terhadap anggota kerajaan adalah orang-orang kaya dan glamour yang  tidak tersentuh oleh hukum Islam.
    Dengan naiknya Raja Salman maka pandangan ini mulai bergeser dan menandai era reformasi dalam tubuh kerajaan.

    🔊Kata-kata beliau yang terkenal adalah;

    "Tidak ada perbedaan hukum dalam syariah Islam untuk pangeran dan yang lain.
    Keadilan bagi semua rakyat Arab Saudi."

    ***

    🍃Mengenal kehidupan Raja Salman akan menjadikan kita tidak termakan fitnah media sehingga tidak jatuh pada prasangka yang penuh kebencian.

    Raja Salman sebelum menjadi Raja telah mengawali karir dalam pemerintahan sejak umur 19 tahun sebagai Gubernur Riyadh.

    Dalam 48 tahun dibawah pengelolaan Raja Salman ibu kota Arab Saudi mengalami berbagai kemajuan baik dalam pendidikan maupun kehidupan sosial masyarakat .

    Beliau terkenal sebagai seorang yang dermawan, dalam setiap kunjungannya ke beberapa negeri Muslim beliau selalu mendonasikan jutaan bahkan miliaran dana untuk mendukung perkembangan pendidikan di negeri tersebut.

    ***

    👑Kronologis Raja Salman menggantikan Almarhum Raja Abdullah sebagai Pelayan Dua Tanah Suci .

    Raja Salman pada 5 November  2011 ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan.
    Tahun berikutnya 2012 Raja Salman diangkat sebagai putra mahkota menggantikan saudara laki-laki yang meninggal yakni Pangeran Nayef bin Abdulaziz.

    Beliau juga adalah direktur untuk museum King Abdulaziz dan badan amal untuk pasien ginjal .

    👑Pada 23 Januari 2015 secara resmi beliau diangkat sebagai Raja Arab Saudi setelah meninggalnya Raja Abdullah .

    📒Ada banyak hal yang perlu diceritakan terkait kontribusi beliau sebagai Pelayan Al Haramain.
    Bahkan dalam dunia politik internasional sosok beliau pun dihormati.

    ☄Ahlan Wa Sahlan Raja Salman di bumi pertiwi, Indonesia

    Polandia, 25 Februari 2017
    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    🌹🌿🌹🌿🌹🌿🌹

    Copas and  Posted by📩: 
    Group Islamic Dakwah Center Fayziyah (Ikhwan)
    +966556214044📲
                       &
    WA Dakwah Majlis Taklim Akhowat As-sholihat
    +966508293088📲

    MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK RAJA SALMAN

    🍃👑MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK RAJA SALMAN

    ✒Oleh : Raidah Athirah

    "Tak kenal maka tak sayang."
    Pribahasa ini mewakili kalimat untuk mengenal lebih dekat sosok seorang Raja Salman yang saat ini akan  mengunjungi Indonesia, dari tanggal 1 - 3 Maret Kunjungan Kenegaraan dan tanggal 4 - 9 Maret akan berlibur ke Bali.

    Raja Salman begitu dekat dengan masyarakat Muslim dari berbagai bangsa di dunia salah satunya Indonesia.
    Meskipun demikian, salah satu pertanyaan yang muncul adalah seberapa dekat kita mengenal beliau?

    👑Mengenal beliau lebih jauh memberikan pandangan dan rasa hormat kepada 'Pelayan Dua Tanah Suci' ini.
    Informasi dari media tak banyak membahas pribadi dan kehidupan beliau sebelum menjadi Raja menggantikan Raja Abdullah yang wafat di tahun 2015.

    Ada banyak hal yang belum kita tahu tentang sosok beliau maka kewajiban seorang Muslim adalah mengenal saudaranya maka dengan sendirinya akan timbul rasa sayang dan hormat kepada pemimpin umat Islam abad ini.

    🌤Bila hari ini kita mengenal sosok Trumph sebagai Presiden Amerika Serikat maka sudah sepatutnya kita mengenal Raja Salman dari kerajaan Arab Saudi sebagai saudara seakidah lebih dekat.

    ***

    👑Raja Salman terlahir dengan nama Salman bin Abdulaziz Al Saud pada musim dingin 31 Desember 1935 di Riyad.
    Ayah beliau adalah Raja Abdulaziz Al Saud (yang menjadi nama negara SAUDI) dan ibunda beliau adalah
    Hassa binti Ahmad Al Sudairi, bangsawan dari suku Al Sudairi.

    👑Beliau adalah saudara laki-laki dari Raja Fahd sedangkan almarhum Raja Abdullah adalah saudara laki-laki dari  lain Ibu.

    Raja Salman memiliki 6 saudara laki-laki dan 4 saudari perempuan dari ibu Hassa sedangkan dari Raja Abdulaziz beliau adalah putra ke 25.

    🏰Beliau dibesarkan di Istana Murabba, Riyadh.
    Raja Salman seperti umumnya putra kerajaan mendapatkan pendidikan di sekolah khusus untuk keluarga kerajaan.
    Beliau mempelajari Islam dan pengetahuan ilmiah.

    📖Pada umur 10 tahun beliau telah hafal al-Qur'an.
    Beliau dikenal disiplin dan tegas perihal hukum syariah bahkan terhadap anggota keluarga kerajaan sekalipun.
    Salah satu kasus adalah hukuman mati terhadap keponakan beliau yakni pangeran Turki bin Saud al -Khabir karena menembak mati seorang pemuda yang membuat Barat terkejut sekaligus kagum terhadap sosok beliau.

    🇨🇰Selama ini pandangan Barat terhadap anggota kerajaan adalah orang-orang kaya dan glamour yang  tidak tersentuh oleh hukum Islam.
    Dengan naiknya Raja Salman maka pandangan ini mulai bergeser dan menandai era reformasi dalam tubuh kerajaan.

    🔊Kata-kata beliau yang terkenal adalah;

    "Tidak ada perbedaan hukum dalam syariah Islam untuk pangeran dan yang lain.
    Keadilan bagi semua rakyat Arab Saudi."

    ***

    🍃Mengenal kehidupan Raja Salman akan menjadikan kita tidak termakan fitnah media sehingga tidak jatuh pada prasangka yang penuh kebencian.

    Raja Salman sebelum menjadi Raja telah mengawali karir dalam pemerintahan sejak umur 19 tahun sebagai Gubernur Riyadh.

    Dalam 48 tahun dibawah pengelolaan Raja Salman ibu kota Arab Saudi mengalami berbagai kemajuan baik dalam pendidikan maupun kehidupan sosial masyarakat .

    Beliau terkenal sebagai seorang yang dermawan, dalam setiap kunjungannya ke beberapa negeri Muslim beliau selalu mendonasikan jutaan bahkan miliaran dana untuk mendukung perkembangan pendidikan di negeri tersebut.

    ***

    👑Kronologis Raja Salman menggantikan Almarhum Raja Abdullah sebagai Pelayan Dua Tanah Suci .

    Raja Salman pada 5 November  2011 ditunjuk sebagai Menteri Pertahanan.
    Tahun berikutnya 2012 Raja Salman diangkat sebagai putra mahkota menggantikan saudara laki-laki yang meninggal yakni Pangeran Nayef bin Abdulaziz.

    Beliau juga adalah direktur untuk museum King Abdulaziz dan badan amal untuk pasien ginjal .

    👑Pada 23 Januari 2015 secara resmi beliau diangkat sebagai Raja Arab Saudi setelah meninggalnya Raja Abdullah .

    📒Ada banyak hal yang perlu diceritakan terkait kontribusi beliau sebagai Pelayan Al Haramain.
    Bahkan dalam dunia politik internasional sosok beliau pun dihormati.

    ☄Ahlan Wa Sahlan Raja Salman di bumi pertiwi, Indonesia

    Polandia, 25 Februari 2017
    ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
    🌹🌿🌹🌿🌹🌿🌹

    Copas and  Posted by📩: 
    Group Islamic Dakwah Center Fayziyah (Ikhwan)
    +966556214044📲
                       &
    WA Dakwah Majlis Taklim Akhowat As-sholihat
    +966508293088📲

    Hari Jumat

    Kisah Islam

    Sangu Ilmu

    Kajian Jogja

    © 2013 I Love Islam. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
    Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.